
SPIRAL OF FORTUNE IS BEGIN TO WHEEL…
“Blade Chilrden no nazo… iesaru shinjitsu o te ni suru made…”
Translate : “Hingga aku mendapatkan rahasia di balik Blade Children dengan tangan ini.”
Itulah pesan terakhir Narumi Kiyotaka yang dititipkan melalui Narumi Ayumu supaya disampaikan kepada sang istri -- Narumi Madoka. Setelah itu Kiyotaka menghilang tanpa jejak dan kabar berita, meninggalkan adik dan istrinya dalam kebingungan. Dua tahun kemudian terjadi usaha pembunuhan terhadap Shiranagatani Sayoko, murid Shiritsu Tsukuyomi Gakuen. Sayoko terjatuh dari lantai 5 sekolahnya. Untunglah ada truk yang sedang parkir di halaman di bawahnya, sehingga tubuh Sayoko tidak langsung menghantam tanah.
Ayumu yang sedang berdiri di tempat Sayoko terjatuh, langsung dituduh sebagai pelakunya oleh guru baru yang berada di dekat situ saat kejadian, Sonobe-sensei. Madoka bersama bawahannya, Wataya Suemaru, ditugaskan untuk menangani kasus ini, segara menginterogasi Ayumu. Sikap Ayumu yang easy-going makin menambah kecurigaan terhadapnya. Kasus ini menarik perhatian Yuizaki Hiyono – ketua klub surat kabar sekolah, dan Hiyono mulai mengejar Ayumu untuk mendapat kterangan lebih lanjut.
Ayumu mendapatkan fakta bahwa sebelum kejadian, Sayoko mendapatkan memo yang menyuruhnya datang ke lantai atas jika ingin bertemu seseorang yang mengetahui masa lalunya. Fakta lainnya adalah ditemukan kacamata yang pecah dekat tubuh Sayoko, padahal ia jarang sekali memakainya. Ayumu berhasil mengaitkan rangkaian fakta dan membuktikan bahwa Sonobe-sensei adalah pelakunya. Ayumu terkejut ketika Sonobe mengatakan bahwa tujuannya adalah mengenyahkan semua Blade Children. Kata-kata itu mengingatkannya akan pesan Kiyotaka sebelum menghilang. Sayang mereka tidak dapat mengorek keterangan lebih lanjut karena Sonobe diserang oleh seseorang dan akhirnya mati terbunuh di rumsh sakit. Suatu saat Imazato-sensei (guru Ayumu) berjanji akan menceritakan pada Ayumu mengenai Blade Children. Tapi hal ini tidak pernah terjadi karena lagi-lagi terjadi pembunuhan misterius terhadap Imazato-sensei.
Dengan bantuan Hiyono, Ayumu mulai menyelidiki misteri di balik Blade Children. Penyelidikan membawanya bertemu dengan beberapa Blade Children selain Sayoko. Ayumu pertama kali bertemu Eyes Rutherford di resital pianis tersebut. Eyes memanggilnya “ Narumi otouto”, sebutan yang sedikit merendahkan karena Eyes menganggap kemampuan Ayumu berada di bawah Kiyotaka. Di konser ini Ayumu ditantang untuk menguraikan teka-teki supaya bom tidak meledak di tempat konser Eyes. Hiyono dengan berani mengambil alih memegang kontrol bom supaya waktu meledaknya diundur, sedang Ayumu yang disampingnya menganalisa petunjuk untuk mematikan bom itu. Teka-teki ini terpecahkan ketika Ayumu teringat akan legenda china mengenai kura-kura yang dulu diceritakan oleh Kiyotaka. Berbagai kejadian membawa Ayumu dan Hiyono bertemu Blade Children lainnya. Ayumu juga diuji oleh Blade Children untuk membuktikan apakah kemampuannya setara dengan Kiyotaka. Seperti Asazuki Kousuke yang menantang Ayumu menebak kartu tertutup yang berada di meja hanya dengan satu kali tebak karena Kiyotaka dahulu mamou menyelesaikan tantangan tersebut dengan hanya sekali tebak. Ayumu berhasil menyelesaikannya dengan rada menggunakan trik yang rada curang, yaitu melihat bayangan yang ada di pisau. Tantangan berikut adalah bagaimana keluar dari kamar yang berisi lebah racun. Dasar Kousuke licik, setelah Ayumu menang pun ia tidak menepati janji menceritakan tentang Kiyotaka dan malah kabur ^_^;; Pada episode ini baru ketahuan bahwa Ayumu alergi lebah, bahkan bisa mati bila tersengat sedikit saja.
Tantangan paling berat adalah ketika re-match dengan Takeuchi Rio. Ayumu mengenakan kalung berisi bom dan harus mendapatkan kuncinya yang berada di tangan Hiyono, padahal saat itu Hiyono sedang ditawan Kousuke. Sedang Rio dibantu Kousuke mencari kaset rekaman pengakuan Rio yang telah membunuh Imazato-sensei. Re-match ini cukup menegangkan, karena Ayumu harus berpacu dengan waktu sambil menyesuaikan diri dengan Hiyono yang ada di atas kereta sambil membawa kunci bom. Ayumu sempat di atas angin ketika Rio termakan tipuan Ayumu yang memajukan waktu beberapa menit. Sayang Rio keburu sadar dan membuang remote pengontrol bom. Di saat genting, dari atas kereta yang melaju Hiyono melemparkan kunci ke Ayumu dan itu berarti kemenangan di pihak Ayumu. Sejak saat itu hubungan Ayumu dengan beberapa Blade Children mulai berubah, bahkan Hiyono berteman dengan Rio.
HE INVITES THE BOY TO THE SPIRAL…
Between hope and despair, the black angel comes down. It’s hunting time…
Keadaan menjadi gawat setelah munculnya hunter yang memburu para Blade Children. Eyes menerima peringatan dari Kanone Hilbert tentang kemunculan hunter langsung terbang ke Jepang untuk memperingatkan teman-temannya. Eyes meminta bantuan Takamachi Ryoko, salah seorang Blade Children yang selama ini memisahkan diri dari teman-temannya. Setelah dikalahkan Eyes dalam taruhan, Ryoko bersedia membantu dengan syarat jangan pernah menyuruhnya membunuh. Hunter pun mulai memburu para Blade Children. Dimulai dari usaha menembak Eyes di kala konser, menjebak Sayoko membawa bom, menyandera Rio dan Hiyono dalam gedung tua. Usah menyelamatkan Rio dan Hiyono cukup sulit karena didalam gedung dipasang banyak jebakan dan juga bom. Insiden terakhir ketika Kousuke dijebak di tempat penyimpanan kereta api dan nyaris dibunuh. Untung saja Ryoko segera datang dan malah hunter itu sendiri yang tewas. Penyelidikan membawa Ayumu mencurigai pada atasan Madoka, Benarkah Kanzaka otak di balik para hunter ? Jika tidak, siapakah orang dibalik tirai yang memerintah Kanzaka ? Kenyataan mengejutkan sekaligus menyakitkan muncul ketika mereka mengetahui siapa orang yang menyuruh hunter…
ONLY SPIRAL WILL TELL YOU IF YOU’RE RIGHT…
The People Who Are Swinging The Spiral :
# Narumi Ayumu
Memiliki kecerdasan dan kemampuan nalar yang tinggi, sehingga mampu memecahkan misteri yang dihadapinya, selain itu pun ia pandai memasak, baginya menyiapkan menu makan malam merupakan hal yang penting.dan mempunyai kelemahan alergi terhadap lebah.
# Yuizaki Hiyono
Gadis ceria yang lincah (kadang cerewet) dan optimis yang merupakananggota klub surat kabar sekolah dan hubungannya dengan Ayumu merupakan simbiosis mutualisme (Ayumu banyak mendapat bantuan data mengenai kasus yang dihadapinya sedang Hiyono mendapat cerita menarik untuk surat kabarnya) dan seseorang yang mampu membangkitkan Ayumu yang dikala ia sedang down.
# Haneoka/Narumi Madoka
Merupakan istri dari Narumi Kiyotaka, sebelum menikah ia merupakan bawahan Kiyotaka di divisi satu kepolisian.
# Narumi Kiyotaka
Inspektur kepala divisi satu kepolisian yang mempunyai sifat lembut dan merupakan kakak satu-satunya Narumi Ayumu sekaligus suami dari Madoka. Umur 10thn sudah menjadi pianis jenius yang terkenal, tapi pada umur 20thn melepaskan piano dan lalu menjadi inspektur dan dikenal sebagai penyelidik yang hebat.
# Eyes Rutherford
Pemimpin Blade Children keturunan inggris yang dikenal sebagai pianis jenius sejak umur 14thn, orang yang tidak mempunyai perasaan dan emosi, dan seringkali membawa ikan kering di kamtong longcoatnya untuk di berikan kepada kucing.
# Asazuki Kousuke
Pria erkacamata yang mempunyai latar belakang yang misterius, licik dan kadangkala sering ingkar janji tetapi walau begitu sebenarnya ia merupakan teman yang baik dan dapat diandalkan.
# Takeuchi Rio
Gadis kikuk berkuncir dua yang amat menyukai melon dan makanan manis, siapa yang menduga di balik wajah innoncent ini tersembunyi kecerdasan untuk merencanakan pembunuhan dan tidak segan membunuh orang yang menghalangi keinginannya, lemah dalam hal fisik.
# Tamakachi Ryoko
Atlet atletik andalan sekolah ini merupakan teman kecil Kousuke, dia tidak mau berhuungan dengan dengan Blade Children yang lain karena menurutnya Blade Childrenlah yang membuat Kousuke menjadi pembunuh.
# Kanone Hilbert
Pemuda pecinta kucing yang mempunyai julukan Angel with Black Wing merupakan teman masa kecil Eyes, selalu tersenyum ramah dan bercanda, ialah orang yang mengajarkan kepada Blade Children bagaimana cara melindungi diri dari hunter yang mengintai mereka semua.
# Shiranagatani Sayoko
Sayoko diasuh kakeknya –Shiranagatani Raizou, sejak ia dibawa kembali oleh ibunya yang dahulu kabur dari rumah karena kawin lari, Malang, ibunya lalu meninggal karena sakit. Ingatan masa kecilnya hilang ketika ia terjatuh saat umur 12thn. Kakeknya pernah berkata ketika Sayoko kembali bersama ibunya, gadis ini terlihat seperti takut akan sesuatu dan tak henti-hentinya menyebut “anak terkutuk”.
The People Who Are Trapped In The Spiral :
# Wataya Suemaru
Bawahan Madoka di kepolisian, dan kadang suka telmi dan terlalu bersemangat, kalau sudah begitu Madoka langsung menonjok atau mengomelinya. Pria ini “setia” (kalau ngga mau dibilang terpaksa) menemani Madoka minum jika atasannya ini sedang bete.
# Kanzaka
Tidak begitu banyak informasi mengenai Kanzaka. Pria ini melarang Madoka menyelidiki menghilangnya Kiyotaka bahkan mengalihkan tugas supaya wanita ini tidak menangani kasus yang berkaitan dengan Blade Children. Bahkan ia secara khusus menemui Ayumu supaya adik Kiyotaka ini tidak mencampuri urusan Blade Children. Tapi benarkah Kanzaka mastermind di balik pengejaran Blade Children ?
# Hunter A-B
Mereka diperintahkan untuk mengejar para Blade Children. Salah satu hunter menemui ajal ketika melawan Kousuke dan Ryoko.
Readmore...
Ayumu mendapatkan fakta bahwa sebelum kejadian, Sayoko mendapatkan memo yang menyuruhnya datang ke lantai atas jika ingin bertemu seseorang yang mengetahui masa lalunya. Fakta lainnya adalah ditemukan kacamata yang pecah dekat tubuh Sayoko, padahal ia jarang sekali memakainya. Ayumu berhasil mengaitkan rangkaian fakta dan membuktikan bahwa Sonobe-sensei adalah pelakunya. Ayumu terkejut ketika Sonobe mengatakan bahwa tujuannya adalah mengenyahkan semua Blade Children. Kata-kata itu mengingatkannya akan pesan Kiyotaka sebelum menghilang. Sayang mereka tidak dapat mengorek keterangan lebih lanjut karena Sonobe diserang oleh seseorang dan akhirnya mati terbunuh di rumsh sakit. Suatu saat Imazato-sensei (guru Ayumu) berjanji akan menceritakan pada Ayumu mengenai Blade Children. Tapi hal ini tidak pernah terjadi karena lagi-lagi terjadi pembunuhan misterius terhadap Imazato-sensei.
Dengan bantuan Hiyono, Ayumu mulai menyelidiki misteri di balik Blade Children. Penyelidikan membawanya bertemu dengan beberapa Blade Children selain Sayoko. Ayumu pertama kali bertemu Eyes Rutherford di resital pianis tersebut. Eyes memanggilnya “ Narumi otouto”, sebutan yang sedikit merendahkan karena Eyes menganggap kemampuan Ayumu berada di bawah Kiyotaka. Di konser ini Ayumu ditantang untuk menguraikan teka-teki supaya bom tidak meledak di tempat konser Eyes. Hiyono dengan berani mengambil alih memegang kontrol bom supaya waktu meledaknya diundur, sedang Ayumu yang disampingnya menganalisa petunjuk untuk mematikan bom itu. Teka-teki ini terpecahkan ketika Ayumu teringat akan legenda china mengenai kura-kura yang dulu diceritakan oleh Kiyotaka. Berbagai kejadian membawa Ayumu dan Hiyono bertemu Blade Children lainnya. Ayumu juga diuji oleh Blade Children untuk membuktikan apakah kemampuannya setara dengan Kiyotaka. Seperti Asazuki Kousuke yang menantang Ayumu menebak kartu tertutup yang berada di meja hanya dengan satu kali tebak karena Kiyotaka dahulu mamou menyelesaikan tantangan tersebut dengan hanya sekali tebak. Ayumu berhasil menyelesaikannya dengan rada menggunakan trik yang rada curang, yaitu melihat bayangan yang ada di pisau. Tantangan berikut adalah bagaimana keluar dari kamar yang berisi lebah racun. Dasar Kousuke licik, setelah Ayumu menang pun ia tidak menepati janji menceritakan tentang Kiyotaka dan malah kabur ^_^;; Pada episode ini baru ketahuan bahwa Ayumu alergi lebah, bahkan bisa mati bila tersengat sedikit saja.
Tantangan paling berat adalah ketika re-match dengan Takeuchi Rio. Ayumu mengenakan kalung berisi bom dan harus mendapatkan kuncinya yang berada di tangan Hiyono, padahal saat itu Hiyono sedang ditawan Kousuke. Sedang Rio dibantu Kousuke mencari kaset rekaman pengakuan Rio yang telah membunuh Imazato-sensei. Re-match ini cukup menegangkan, karena Ayumu harus berpacu dengan waktu sambil menyesuaikan diri dengan Hiyono yang ada di atas kereta sambil membawa kunci bom. Ayumu sempat di atas angin ketika Rio termakan tipuan Ayumu yang memajukan waktu beberapa menit. Sayang Rio keburu sadar dan membuang remote pengontrol bom. Di saat genting, dari atas kereta yang melaju Hiyono melemparkan kunci ke Ayumu dan itu berarti kemenangan di pihak Ayumu. Sejak saat itu hubungan Ayumu dengan beberapa Blade Children mulai berubah, bahkan Hiyono berteman dengan Rio.
HE INVITES THE BOY TO THE SPIRAL…
Between hope and despair, the black angel comes down. It’s hunting time…
Keadaan menjadi gawat setelah munculnya hunter yang memburu para Blade Children. Eyes menerima peringatan dari Kanone Hilbert tentang kemunculan hunter langsung terbang ke Jepang untuk memperingatkan teman-temannya. Eyes meminta bantuan Takamachi Ryoko, salah seorang Blade Children yang selama ini memisahkan diri dari teman-temannya. Setelah dikalahkan Eyes dalam taruhan, Ryoko bersedia membantu dengan syarat jangan pernah menyuruhnya membunuh. Hunter pun mulai memburu para Blade Children. Dimulai dari usaha menembak Eyes di kala konser, menjebak Sayoko membawa bom, menyandera Rio dan Hiyono dalam gedung tua. Usah menyelamatkan Rio dan Hiyono cukup sulit karena didalam gedung dipasang banyak jebakan dan juga bom. Insiden terakhir ketika Kousuke dijebak di tempat penyimpanan kereta api dan nyaris dibunuh. Untung saja Ryoko segera datang dan malah hunter itu sendiri yang tewas. Penyelidikan membawa Ayumu mencurigai pada atasan Madoka, Benarkah Kanzaka otak di balik para hunter ? Jika tidak, siapakah orang dibalik tirai yang memerintah Kanzaka ? Kenyataan mengejutkan sekaligus menyakitkan muncul ketika mereka mengetahui siapa orang yang menyuruh hunter…
ONLY SPIRAL WILL TELL YOU IF YOU’RE RIGHT…
The People Who Are Swinging The Spiral :
# Narumi Ayumu
Memiliki kecerdasan dan kemampuan nalar yang tinggi, sehingga mampu memecahkan misteri yang dihadapinya, selain itu pun ia pandai memasak, baginya menyiapkan menu makan malam merupakan hal yang penting.dan mempunyai kelemahan alergi terhadap lebah.
# Yuizaki Hiyono
Gadis ceria yang lincah (kadang cerewet) dan optimis yang merupakananggota klub surat kabar sekolah dan hubungannya dengan Ayumu merupakan simbiosis mutualisme (Ayumu banyak mendapat bantuan data mengenai kasus yang dihadapinya sedang Hiyono mendapat cerita menarik untuk surat kabarnya) dan seseorang yang mampu membangkitkan Ayumu yang dikala ia sedang down.
# Haneoka/Narumi Madoka
Merupakan istri dari Narumi Kiyotaka, sebelum menikah ia merupakan bawahan Kiyotaka di divisi satu kepolisian.
# Narumi Kiyotaka
Inspektur kepala divisi satu kepolisian yang mempunyai sifat lembut dan merupakan kakak satu-satunya Narumi Ayumu sekaligus suami dari Madoka. Umur 10thn sudah menjadi pianis jenius yang terkenal, tapi pada umur 20thn melepaskan piano dan lalu menjadi inspektur dan dikenal sebagai penyelidik yang hebat.
# Eyes Rutherford
Pemimpin Blade Children keturunan inggris yang dikenal sebagai pianis jenius sejak umur 14thn, orang yang tidak mempunyai perasaan dan emosi, dan seringkali membawa ikan kering di kamtong longcoatnya untuk di berikan kepada kucing.
# Asazuki Kousuke
Pria erkacamata yang mempunyai latar belakang yang misterius, licik dan kadangkala sering ingkar janji tetapi walau begitu sebenarnya ia merupakan teman yang baik dan dapat diandalkan.
# Takeuchi Rio
Gadis kikuk berkuncir dua yang amat menyukai melon dan makanan manis, siapa yang menduga di balik wajah innoncent ini tersembunyi kecerdasan untuk merencanakan pembunuhan dan tidak segan membunuh orang yang menghalangi keinginannya, lemah dalam hal fisik.
# Tamakachi Ryoko
Atlet atletik andalan sekolah ini merupakan teman kecil Kousuke, dia tidak mau berhuungan dengan dengan Blade Children yang lain karena menurutnya Blade Childrenlah yang membuat Kousuke menjadi pembunuh.
# Kanone Hilbert
Pemuda pecinta kucing yang mempunyai julukan Angel with Black Wing merupakan teman masa kecil Eyes, selalu tersenyum ramah dan bercanda, ialah orang yang mengajarkan kepada Blade Children bagaimana cara melindungi diri dari hunter yang mengintai mereka semua.
# Shiranagatani Sayoko
Sayoko diasuh kakeknya –Shiranagatani Raizou, sejak ia dibawa kembali oleh ibunya yang dahulu kabur dari rumah karena kawin lari, Malang, ibunya lalu meninggal karena sakit. Ingatan masa kecilnya hilang ketika ia terjatuh saat umur 12thn. Kakeknya pernah berkata ketika Sayoko kembali bersama ibunya, gadis ini terlihat seperti takut akan sesuatu dan tak henti-hentinya menyebut “anak terkutuk”.
The People Who Are Trapped In The Spiral :
# Wataya Suemaru
Bawahan Madoka di kepolisian, dan kadang suka telmi dan terlalu bersemangat, kalau sudah begitu Madoka langsung menonjok atau mengomelinya. Pria ini “setia” (kalau ngga mau dibilang terpaksa) menemani Madoka minum jika atasannya ini sedang bete.
# Kanzaka
Tidak begitu banyak informasi mengenai Kanzaka. Pria ini melarang Madoka menyelidiki menghilangnya Kiyotaka bahkan mengalihkan tugas supaya wanita ini tidak menangani kasus yang berkaitan dengan Blade Children. Bahkan ia secara khusus menemui Ayumu supaya adik Kiyotaka ini tidak mencampuri urusan Blade Children. Tapi benarkah Kanzaka mastermind di balik pengejaran Blade Children ?
# Hunter A-B
Mereka diperintahkan untuk mengejar para Blade Children. Salah satu hunter menemui ajal ketika melawan Kousuke dan Ryoko.

